You are currently viewing USBR Hadiri Pembukaan Bulan Bung Karno 2026 di Museum Multatuli
  • Post category:Berita
  • Reading time:3 mins read

Rangkasbitung – Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (USBR) turut menghadiri kegiatan Pembukaan Bulan Bung Karno 2026 yang diselenggarakan di Museum Multatuli, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengenang, menghayati, dan meneladani nilai-nilai perjuangan serta pemikiran Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Acara yang diinisiasi oleh Anggota DPR RI Komisi X Fraksi PDI Perjuangan, Bonnie Triyana, tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Dr. Ir. H. Hasto Kristiyanto, M.M. selaku Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Ade Sumardi selaku Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Wanto Sugito selaku Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Junaedi Ibnu Jarta selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak, serta Amir Hamzah Wakil Bupati Lebak, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Lebak. Turut hadir pula jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan, DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak, akademisi, budayawan, mahasiswa, dan berbagai elemen masyarakat.

Delegasi Universitas Setia Budhi Rangkasbitung yang hadir mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kebangsaan, dan cinta tanah air kepada sivitas akademika. Kehadiran USBR juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan berbagai pihak dalam merawat memori sejarah bangsa.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan penampilan kesenian tradisional Angklung Buhun serta Celempung dari Kanekes. Selanjutnya dilakukan pembukaan resmi Bulan Bung Karno 2026 yang ditandai dengan pembukaan pameran foto, surat, dan komik Bung Karno yang menampilkan berbagai dokumentasi sejarah perjalanan sang Proklamator.

Pada sesi siang hari, peserta mengikuti diskusi mengenai foto, surat, dan komik Bung Karno bersama sejarawan dan budayawan nasional, di antaranya Hilmar Farid, Oscar Motuloh, dan Yuke Ardiati. Diskusi tersebut memberikan wawasan mendalam mengenai pemikiran, perjuangan, dan relevansi ajaran Bung Karno dalam menghadapi tantangan bangsa di era modern.

Rektor Universitas Setia Budhi Rangkasbitung, Iman Sampurna, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan Bulan Bung Karno merupakan sarana edukatif yang sangat penting bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk memahami sejarah bangsa secara lebih utuh.

“Sebagai generasi penerus, mahasiswa harus mampu mengambil nilai-nilai perjuangan, semangat persatuan, dan nasionalisme yang diwariskan Bung Karno. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar sejarah, tetapi juga memahami bagaimana membangun karakter kepemimpinan yang berlandaskan kecintaan kepada bangsa dan negara,” ujar Iman Sampurna, M.Pd.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik yang mendukung pembentukan karakter generasi muda.

Melalui keikutsertaan dalam Pembukaan Bulan Bung Karno 2026, Universitas Setia Budhi Rangkasbitung berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta mampu melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa demi kemajuan Indonesia.

Leave a Reply