Provinsi Banten – BPBD Provinsi Banten menggelar pertemuan bersama Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (USBR) di Kantor BPBD Provinsi Banten untuk membahas penguatan kerja sama antar lembaga dalam upaya penanggulangan bencana, pada ( Kamis ), 04/12/2025.
Provinsi Banten diketahui memiliki 14 potensi bencana sebagaimana tercantum dalam UU No. 24 Tahun 2007, mulai dari gempa bumi, tsunami, pergeseran lempeng, tanah longsor, banjir, kekeringan, kebakaran, hingga cuaca ekstrem.
Kepala Pelaksana BPBD Banten, Lutfi Mujahidin, menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman bencana. “Bencana bisa datang kapan saja. Masyarakat pesisir maupun pegunungan harus selalu meningkatkan kewaspadaan karena potensi bencana di Banten cukup tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Banten, Hery Yulianto, menyoroti meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi akibat dinamika cuaca ekstrem.
“Perubahan iklim membuat risiko bencana hidrometeorologi semakin besar. Teknologi pendeteksi gempa dan tsunami menjadi instrumen penting untuk menyelamatkan banyak jiwa dan mengurangi kerugian,” jelasnya.
Dari pihak akademisi, Wakil Rektor I USBR, Dr. Mukhtar Ridwan, M.Pd, menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat kolaborasi ke depan. “Kerja sama sebaiknya diarahkan kepada LPPM USBR, karena lembaga tersebut fokus pada penelitian, pengabdian masyarakat, dan program mahasiswa,” ungkapnya. Ia juga mendorong peran pendidikan dalam mitigasi bencana. Edukasi kebencanaan perlu diperluas ke sekolah-sekolah SMA di wilayah pesisir agar kesiapsiagaan generasi muda semakin kuat,” tambahnya.
Dr. Mukhtar Ridwan turut menyoroti kondisi kemanusiaan di wilayah Lebak Gedong, yang dinilai masih memerlukan perhatian lebih. “Masih ada korban bencana yang belum tertangani secara optimal. Perlu langkah lanjutan yang komprehensif agar kebutuhan mereka terpenuhi,” tegasnya.
Kerjasama ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara BPBD Banten dan USBR sehingga upaya mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan bencana di Provinsi Banten dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
