Rangkasbitung – Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (USBR) melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Yogyakarta sebagai upaya memperkuat kompetensi mahasiswa dalam memahami penerapan ilmu sejarah secara langsung. Kegiatan ini berlangsung di sejumlah situs dan lembaga sejarah yang menjadi sumber pembelajaran kontekstual.
Ketua Prodi Pendidikan Sejarah, Usmaedi, M.Pd, menyatakan bahwa KKL menjadi sarana penting untuk membangun sikap kritis, kepedulian, dan tanggung jawab mahasiswa sebagai calon pendidik sejarah. Sementara itu, Rektor USBR, Iman Sampurna, M.Pd, mengapresiasi pelaksanaan KKL sebagai langkah penguatan mutu akademik kampus.
Sekretaris Prodi, Jumiadi, M.Pd, menegaskan bahwa KKL membantu mahasiswa mengasah kemampuan riset, mulai dari observasi, pencatatan data, hingga analisis informasi sejarah. Dukungan juga diberikan Dekan FKIP, Dr. Berita Membarasi Nehe, M.Pd, yang menilai kegiatan ini selaras dengan penguatan kurikulum dan kualitas lulusan.
Wakil Dekan FKIP, Weny Widyawati Bastaman, M.Pd, serta Wakil Rektor III, Samsu Bahri, M.Pd, turut menekankan bahwa pengalaman lapangan ini membentuk wawasan, karakter, dan soft skills mahasiswa.
Melalui KKL ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teori sejarah secara lebih mendalam dan kontekstual, sekaligus mempersiapkan diri sebagai pendidik dan peneliti yang kompeten.
