You are currently viewing Transformasi Tata Kelola Menuju Kampus Adaptif dan Bereputasi, USBR Selenggarakan Capacity Building
  • Post category:Berita
  • Reading time:2 mins read

Rangkasbitung – Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (USBR) menyelenggarakan kegiatan Capacity Building dengan tema “Transformasi Tata Kelola dan Inovasi Berkelanjutan demi Terwujudnya USBR yang Adaptif, Bermutu dan Bereputasi.” Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Yayasan, jajaran pimpinan universitas, para dosen, serta tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan USBR. Kamis, (12/02/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat komitmen bersama terhadap penguatan sistem tata kelola perguruan tinggi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan. Dalam konteks dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompetitif dan berbasis kinerja, transformasi kelembagaan menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.

Ketua Yayasan, Drs. Joko Guntoro, dalam sambutannya menegaskan pentingnya konsolidasi internal dan penyamaan visi seluruh elemen kampus. “Transformasi tata kelola bukan sekadar perubahan administratif, melainkan perubahan paradigma dalam bekerja. Kita harus membangun budaya mutu yang konsisten, disiplin dalam sistem, serta adaptif terhadap perkembangan regulasi dan kebutuhan masyarakat. USBR harus bergerak secara kolektif untuk memperkuat reputasi institusi,” ujar Drs. Joko Guntoro.

Rektor USBR, Iman Sampurna, M.Pd., menekankan bahwa capacity building ini bukan hanya kegiatan formalitas saja namun juga untuk menjalankan visi misi USBR. Menurutnya, kualitas tata kelola dan inovasi menjadi fondasi utama dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan layanan tridharma yang optimal. “USBR harus mampu merespons perubahan dengan cepat dan tepat. Transformasi tata kelola yang kita lakukan harus berbasis data, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu akademik maupun non-akademik. Inovasi berkelanjutan adalah kunci agar USBR tetap relevan dan memiliki daya saing,” tegas Iman Sampurna, M.Pd.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber Prof. Dr. Asep Muhyidin, M.Pd., yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai strategi penguatan tata kelola perguruan tinggi berbasis good university governance, peningkatan kinerja tridharma, serta pengembangan budaya inovatif di lingkungan akademik. Dalam paparannya, Prof. Asep Muhyidin menyoroti pentingnya integrasi antara perencanaan strategis, sistem penjaminan mutu internal, serta kepemimpinan transformasional.

“Perguruan tinggi yang adaptif adalah perguruan tinggi yang mampu membangun sistem yang kokoh sekaligus fleksibel. Tata kelola yang baik harus ditopang oleh komitmen pimpinan, kompetensi SDM, dan budaya inovasi yang berkelanjutan. Tanpa itu, sulit bagi institusi untuk mencapai reputasi yang kuat,” jelas Prof. Dr. Asep Muhyidin, M.Pd.

Melalui kegiatan ini, USBR menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan tata kelola institusi secara sistematis. Capacity Building ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi antarunit kerja, meningkatkan profesionalisme sivitas akademika, serta memperkuat positioning USBR sebagai perguruan tinggi yang adaptif, bermutu, dan bereputasi di tingkat regional maupun nasional.

Leave a Reply